Selasa, 21 Oktober 2014

Dasar Tata Cahaya

1.             Pengertian Tata Cahaya

Tata cahaya adalah seni pengaturan cahaya dengan mempergunakan peralatan pencahayaan agar kamera mampu melihat obyek dengan jelas, dan menciptakan ilusi sehingga penonton mendapatkan kesan adanya jarak, ruang, waktu dan suasana dari suatu kejadian yang dipertunjukkan dalam suatu pementasan. Seperti halnya mata manusia, kamera video membutuhkan cahaya yang cukup agar bisa berfungsi secara efektif. Dengan pencahayaan penonton akan bisa melihat seperti apa bentuk obyek, di mana dia saling berhubungan dengan obyek lainnya, dengan lingkungannya, dan kapan peristiwa itu terjadi.


2.             Fungsi dari Pencahayaan
Dalam kehidupan sehari-hari cahaya berfungsi membantu identifikasi objek oleh indra penglihatan/mata. Di bidang sinematografi pencahayaan memiliki fungsi fungsi berikut:
·                Menyinari obyek yang akan berhadapan dengan camera,
·                Menciptakan gambar yang artistik,
·                Membuat efek khusus,
·                Menghilangkan bayangan yang tidak perlu / mengganggu.

3.             Macam - Macam Sumber Cahaya
Di alam ini sumber cahaya sangatlah beragam dan kompleks, mulai dari sinar matahari, bermacam jenis lampu dan benda lain yang berpendar. Tiap sumber cahaya memiliki intensitas dan temperatur warna yang berbeda-beda, sehingga diperlukan kemampuan dalam mengenali karakter masing-masing sumber cahaya. Intensitas menandakan seberapa terang cahaya yang ada, kaitannya dengan berapa nilai eksposur yang dipakai.
Sumber cahaya fotografi adalah sumber datangnya cahaya yang mengenai obyek. Sumber cahaya dibagi menjadi 3 (tiga), yaitu : Direct Light atau incident lighting, Reflected Light dan Ambience Light. 
a.              Direct Light  atau incident : Merupakan cahaya utama yang langsung mengenai obyek dan mempunyai intensitas paling dominan. Dibagi lagi menjadi highlight, halftone, core shadow, reflected light dan cast shadow
b.             Reflected Light :  Merupakan cahaya sekunder dari hasil pantulan yang mengenai obyek, yang mempunyai intensitas rendah dibanding direct light.
c.              Ambience Light : Merupakan cahaya sekitar obyek yang secara tidak langsung mempunyai dampak pada obyek dan merupakan hasil pembiasan dari Incident dan reflected light.
Dari ketiga sumber cahaya tersebut, tentunya mempunyai intensitas yang berbeda dan masing-masing dapat di ukur melalui eksposur. 

4.             Macam – Macam Kualitas Cahaya
a.              Hard light
Disebut dengan cahaya keras yang dihasilkan dari sumber cahaya dengan intensitas yang tinggi, cahaya lebih bersifat spot. Menghasilkan kekontrasan yang tinggi dan bayangan yang keras (gelap – terangnya).
b.             Soft Light
Disebut juga cahaya yang lembut karena dihasilkan dari sumber terpendar dan halus biasanya cahaya yang dipancarkan adalah flood dan dibarengi dengan filter atau elemen penghalus pemendaran cahaya. Kontras yang dihasilkan lebih tipis sehingga bayangan yang dihasilkan juga tidak keras.

5.             Direction Of Light
Pencahayaan yang dibedakan berdasarkan arah cahaya dan jatuhnya cahaya ke subjek dapat dibedakan:
a.              Top Light
Cahaya yang datang dari arah atas subjek, sebagai ambient/base light juga menciptakan suasana tertekan pada subjek.  
b.             Eye Light
Cahaya yang ditujukan pada posisi mata subjek guna untuk menguatkan kekuatan yang dimunculkan dari  mata.
c.              Accent Light
Cahaya yang dibuat sebagai aksen diluar subjek untuk menciptakan kedalaman dan mood tertentu. Biasanya ditujukan pada background

6.             Prinsip Tata Cahaya
Ini sudah menjadi rumusan atau formula dasar sebuah pencahayaan dalam produksi video, film, dan foto. Tiga poin penting itu terdiri atas : Key Light, Fill Light, Back Light
a.              Key Light
Pencahayaan utama yang diarahkan pada objek. Keylight merupakan sumber pencahayaan paling dominan. Biasanya keylight lebih terang dibandingkan dengan fill light. Dalam desain 3 poin pencahyaan, keylight ditempatkan pada sudut 45 derajat di atas subjek.Fill Light
b.             Fill light
Pencahayaan pengisi, biasanya digunakan untuk menghilangkan bayangan objek yang disebabkan oleh key light. Fill light ditempatkan berseberangan dengan subyek yang mempunyai jarak yang sama dengan keylight. Intensitas pencahyaan fill light biasanya setengah dari key light.
c.              Back Light
Pencahayaan dari arah belakang objek, berfungsi untuk meberikan dimensi agar subjek tidak “menyatu” dengan latar belakang. Pencahyaan ini diletakkan 45 derajat di belakang subyek. Intensitas pencahyaan backlight sangat tergantung dari pencahayaan key light dan fill light, dan tentu saja tergantung pada subyeknya. Misal backlight untuk orang berambut pirang akan sedikit berbeda dengan pencahayaan untuk orang dengan warna rambut hitam.

7.             Peralatan Tata Cahaya
a.              PAR 64 (Parabolic Aluminized Reflector 64)
·                Berisi bohlam PAR 64 dengan kapasitas 1000 Watt
·                Bohlam PAR sendiri terdiri dari 3 (tiga) macam, yaitu CP 60 (very narrow spot), CP 61 (medium/narrow spot), dan CP 62 (flood)
·                Penggunaan macam bohlam PAR ini biasanya ditentukan dari posisi peletakan dan keperluan dari acara tersebut
·                Terbuat dari aluminium
·                Terdiri dari 2 warna, yaitu hitam dan silver
·                Dilengkapi dengan filter frame
·                Biasanya disertakan juga warna dari filter tersebut

b.             Flood halogen/CYC
·                Berisi bohlam halogen dengan kapasitas 1000 Watt
·                Biasanya digunakan untuk menerangi area panggung atau area audience

c.              Fresnel
·                Berisi bohlam fresnel dengan kapasitas 1000 Watt atau 2000 Watt
·                Penggunaan lampu jenis ini sebagai lampu netral dan biasanya dipakai untuk keperluan studio TV, yang membutuhkan kejernihan hasil gambar yang dihasilkan oleh kamera video

sumber :
http://gurat26.blogspot.com/2014/10/dasar-tata-cahaya-materi-pelajaran.html
http://febrianyfaridha.blogspot.com/p/tata-cahaya-multimedia.html
http://viia-study.blogspot.com/2012/05/teknik-pencahayaan.html

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates